Pada postingan kali ini , saya akan bercerita tentang wejangan dari seorang dosen yang mengilhami saya dalam penulisan post ini . anggaplah judul dari wejangan beliau adalah Indonesia yang sama seperti judul post saya , hehe.
Indonesia , negeri indah yang kita diami ini , terdiri dari ribuan pulau dengan segala potensinya . entah itu potensi alam maupun potensi sumber daya manusia-nya . dan Indonesia sedang berada pada masa emas loh . masa dimana setiap bangsa hanya satu kali mengalaminya yaitu ketika mayoritas penduduknya berada pada usia produktif . masa emas ? kok bisa masa emas padahal Negara lagi carut marut seperti ini ? korupsi dimana-mana , tidak stabilnya harga pasar sampai ledakan jumlah penduduk . tapi inilah faktanya . berdasarkan survey (kata ibu Dosen) , di Indonesia saat ini 100 orang dalam usia produktif menanggung 44 orang di hidupnya . Sedangkan pada jaman Ibu-nya dulu , 100 orang dalam usia produktif bisa menanggung 86 orang dalam hidupnya . Nah , bisa dibayangkan kan , persaingan kita-kita yang berada pada usia produktif ini tentu sangatlah ketat. Lapangan kerja sulit , yang seumuran juga banyak. Ditambah makin maraknya sinetron yang teramat sangat tidak mendidik tapi justru menimbulkan hasrat yang maunya hanya foya-foya , egoisme dari masing-masing individual yang semakin tinggi . Ada pula playstation yang menyediakan pilihan game yang mencetak jiwa anarki tanpa ada belas kasih sedikit pun (contohnya GTA, kalau Harvest Moon atau Guitar Hero jelas tidak termasuk kategori
) . Huft , era globalisasi yang sungguh-sungguh menyeleksi seluruh penghuni Bumi dengan ketat . Karena penjajahan yang terjadi sudah tidak seperti jaman perjuangan 45 dulu . sekarang adalah penjajahan ideology dan moral . Uppss , mulai ngelantur ga jelas , maaf , lebih kita kembai ke topik awal .
Indonesia ini mempunyai jalur dagang dunia . jadi semua kapal dagang seluruh dunia , pasti lewat sana , manakah itu ? ya benar , Selat Malaka . Selat yang terletak di bagian barat Indonesia yang terletak diantara Pulau Sumatra dengan Pulau Jawa . Ups , atau jangan-jangan sudah lupa ? hohoo . Selat Malak adalah urat nadi lalu lintas perdagangan dunia , dan jika akses pada Selat Malaka ditutup , sepertiga perdagangan dunia akan mati ! wow ! luar biasa bukan ? ya , tapi setahu saya , Indonesia tidak mengambil untung untuk itu , tapi itu hanya setahu saya , sebenarnya saya juga kurang tahu benar . hehe .
Itu tadi dari segi geografis Indonesia , kalau SDM-nya ? wah jangan salah . dengan penduduk sebanyak ini , Indonesia dikaruniai warga yang jiwa survivalnya tinggi . ga percaya ? coba perhatikan . setiap hari selalu ada pedagang yang berjualan keliling kan ? itu karena:
1.dia tak sanggup menyewa stand untuk berjualan .
2. dia tahu keadaan masyarakat yang suka malas untuk berjalan keluar rumah untuk memenuhi keperluannya
3. hasil yang didapat lebih banyak daripada dia hanya menunggu konsumen untuk mendatangi standnya
Jadi , muncullah pedagang-pedagang keliling .Mulai dari tukang sol sepatu , permak jeans , pelbagai jenis makanan dan minuman , permainan anak-anak seperti odong-odong sampai hiburan yang disukai banyak orang seperti topeng monyet . semuanya ada , berkeliling demi menyambung hidup. Dengan fakta seperti ini , masih bisakah Anda berleha-leha di usia yang produktif ini ? dunia tumbuh begitu cepat, tak ada waktu bagi orang yang hanya bersantai menuggu durian runtuh. Semua berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Jadi mulai sekarang, tumbuhkan semangat Anda sahabat, semangat untuk berkompetisi . agar keberadaan kita diakui oleh dunia . agar dunia tahu , Indonesia bukan negeri biasa .
Indonesia adalah negeri yang kaya (kaya akan utang-utang yang belum terlunasi) , kekayaan alamnya melimpah ruah (tapi diberikan cuma-cuma untuk membangun negeri adidaya itu) , warga yang mempunyai jiwa survive yang tinggi (sampai dikenal sebagai penyumbang TKI terbesar yang walau ujung-ujungnya sebagian besar TKI itu akan disiksa oleh majikannya) . sampai kapan kita terlena di zona aman yang sebenarnya dibuat untuk menjerumuskan kita ke lubang hitam tak berdasar?. ini saatnya , masa emas yang dinanti , untuk membuktikan , Indonesia bisa. Horee
Semangat perubahan ! sudah bukan saatnya kita menyalahkan pemerintah yang memang sudah banyak salahnya . Mari benahi diri kita dahulu , agar lingkungan mendapat efek aura positif dari perubahan yang kita lakukan . berangsur-angsur , segala usaha kita pasti mampu merubah Indonesia , dan kemudian merubah dunia : ) . barakallah ^^